Berita

Wakil Presiden AS Kamala Harris /Net

Dunia

Kamala Harris: AS Siap Jaga Komitmen Dengan Israel, Termasuk Soal Nuklir Iran

JUMAT, 05 MARET 2021 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wakil Presiden AS Kamala Harris telah melakukan percakapan telepon bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (4/3) waktu setempat.

Dalam keterangan yang dirilis Gedung Putih, Harris menekankan kembali komitmen teguh pemerintah Amerika Serikat di bawah Joe Biden untuk menjaga kemitraan mereka dengan Israel.

"Wakil Presiden dan Perdana Menteri sepakat tentang pentingnya melanjutkan kerja sama dan kemitraan yang erat mengenai masalah keamanan regional, termasuk program nuklir Iran dan perilaku regional yang berbahaya dari rezim tersebut," kata Gedung Putih, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Jumat (5/3).


Pemerintahan Presiden Joe Biden mengambil langkah-langkah untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 yang ditinggalkan mantan Presiden Donald Trump pada 2018 dan kemudian mengumumkan sanksi tambahan terhadap Teheran.

Rezim Iran kemudian menuntut agar semua sanksi era Trump terhadap Iran dicabut sebelum mengambil tindakan nyata untuk kembali ke kesepakatan.

Israel sendiri tidak terlibat dalam kesepakatan 2015 dan telah lama menentang pendekatan 'lunak' AS terhadap musuh lamanya, Iran.

Tel Aviv memiliki pendukung kuat di dalam Kongres AS dan Netanyahu telah mengancam untuk mengambil tindakan militer sepihak terhadap Iran jika dia menganggap diplomasi sebagai jalan buntu.

Sebelumnya pada hari Kamis, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan bahwa Tel Aviv tidak akan ragu untuk bertindak secara independen jika komunitas internasional gagal menghentikan 'eskalasi nuklir' Iran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya