Berita

Juru bicara Hamas Hazem Qassem/Net

Dunia

Kelompok Hamas Sambut Baik Penyelidikan ICC Atas Kejahatan Perang Di Palestina

KAMIS, 04 MARET 2021 | 11:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok Hamas menyambut baik dimulainya penyelidikan atas dugaan kejahatan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Kelompok itu mengatakan penyelidikan akan membuktikan keadilan yang telah lama ditunggu rakyat Palestina.

"Ini adalah langkah maju untuk menerapkan keadilan, menghukum pendudukan dan melakukan keadilan kepada rakyat Palestina," kata juru bicara Hamas Hazem Qassem, seperti dikutip dari AP, Rabu (3/3).

Selain Hamas, kelompok Human Rights Watch juga menyambut baik langkah pengadilan sebagai langkah menuju keadilan bagi para korban Israel dan Palestina.


Kelompok itu mengatakan, sidang pengadilan yang padat seharusnya tidak menghalangi kantor kejaksaan untuk dengan gigih mengejar kasus-kasus terhadap siapa pun yang secara kredibel terlibat dalam kejahatan tersebut/

"Semua mata juga akan tertuju pada jaksa berikutnya, Karim Khan, untuk mengambil tongkat dan segera bergerak maju sambil menunjukkan kemandirian yang teguh dalam upaya meminta pertanggungjawaban bahkan yang paling kuat," kata Balkees Jarrah, direktur keadilan internasional di Human Rights Watch.
 
"Negara-negara anggota ICC harus siap untuk melindungi pekerjaan pengadilan dengan keras dari tekanan politik apa pun," ujarnya.

Israel selama ini menyalahkan Hamas dan kelompok militan lainnya atas korban perang Palestina, dengan mengatakan para militan menggunakan daerah pemukiman sebagai perlindungan untuk meluncurkan roket dan membuat militer tidak punya pilihan selain menyerang balik.

Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Fatou Bensouda pada Rabu (3/3) mengumumkan bahwa ICC telah meluncurkan penyelidikan atas dugaan kejahatan yang dilakukan Israel terhadap Palestina dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari setengah abad tersebut.

Perseteruan yang telah berlangsung lama antara Israel dan Palestina akan segera memasuki babak baru dengan munculnya penyelidikan ini.

Selain menyelidiki kejahatan yang dilakukan Israel, penyelidikan kemungkinan juga akan menyelidiki dugaan kejahatan yang dilakukan oleh militan Palestina. Bensouda mengatakan penyelidikannya akan menyelidiki tindakan Hamas  yang menembakkan roket tanpa pandang bulu ke Israel selama perang 2014, yang oleh Hamas dikomentari sebagai 'sah' di bawah hukum internasional karena bentuk  perlawanannya terhadap pendudukan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya