Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Interpol Basmi Sindikat Pengedar Vaksin Covid-19 Palsu Di China Dan Afsel

KAMIS, 04 MARET 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Interpol mengumumkan pihak kepolisian di Afrika Selatan dan China telah menangkap puluhan pelaku pengedar vaksin Covid-19 palsu.

Dalam pernyataan pada Rabu (3/3), Interpol mengungkap telah menyita 400 ampul atau setara dengan 2.400 dosis dari sebuah gudang di Germiston, sebelah timur Johannesburg.

"Petugas juga menemukan sejumlah besar masker 3M palsu dan menangkap tiga warga negara China dan warga Zambia," kata Interpol, seperti dikutip Anadolu Agency.


Interpol juga mengimbau warga untuk berhati-hati karena sejauh ini tidak ada vaksin Covid-19 yang disetujui dijual secara online.

“Setiap vaksin yang diiklankan di situs web atau web gelap, tidak legal, belum diuji dan mungkin berbahaya,” katanya.

Di China, polisi telah menangkap 80 pelaku ketika menggerebek sebuah pabrik yang menjual vaksin. Polisi juga menyita 3.000 dosis vaksin palsu.

Sekretaris Jenderal Interpol Jurgen Stock menyambut baik penangkapan itu, tetapi mengatakan itu hanya puncak gunung es dalam hal kejahatan terkait vaksin Covid-19.

Dia mengatakan Interpol akan terus memberikan dukungan penuh kepada otoritas nasional yang bekerja untuk melindungi kesehatan dan keselamatan warganya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya