Berita

Menteri Luar Negeri Antony Blinken /Net

Dunia

Blinken: China Adalah Ujian Terbesar, AS Siap Menghadapi Kapan Saja

KAMIS, 04 MARET 2021 | 06:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat masih dan tetap akan menganggap China sebagai musuh yang kuat. Bahkan, Menteri Luar Negeri Antony Blinken menyebutnya sebagai 'ujian geopolitik terbesar' abad ini dan AS siap menghadapi China kapan saja.

Namun begitu, ia juga mengakui bahwa AS bisa berkolaborasi dengan China di waktu-waktu tertentu.

"Kami akan mengelola ujian geopolitik terbesar abad ke-21, yaitu hubungan kami dengan China," kata Blinken  di Departemen Luar Negeri pada Rabu (3/3), seperti dikutip dari AFP.


"China adalah satu-satunya negara dengan kekuatan ekonomi, diplomatik, militer, dan teknologi, yang secara serius menantang sistem internasional yang stabil dan terbuka. Hubungan kami dengan China akan kompetitif pada saat yang seharusnya, bisa kolaboratif dan bisa juga  bermusuhan. Kami akan melibatkan China dari posisi yang kuat," katanya,

Apa yang dikatakan Blinken senada dengan pandangan Washington sejak era Donald Trump yang bersama diplomat utamanya Mike Pompeo memandang China sebagai lawan tangguh dan akan menghukum Beijing atas pandemi dan praktik perdagangan.

Blinken juga berjanji akan memperjuangkan hak-hak Hong Kong dan etnis Uighur. Jika masalah itu tidak segera ditangani maka dikhawatirkan China akan bertindak dengan impunitas yang lebih besar.

Ada banyak yang bertentangan dengan China, tetapi Blinken mengatakan pemerintahan Biden bisa saja menjadikan hal itu sebagai sesuatu yang lebih efektif dengan menjalin kerja sama.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya