Berita

Erupsi Gunung Sinabung pada Selasa pagi (2/3)/Net

Nusantara

Dampak Erupsi Sinabung, 17 Desa Diselimuti Abu Vulkanik

SELASA, 02 MARET 2021 | 15:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gunung Sinabung setidaknya tiga kali erupsi besar pada Selasa pagi tadi (2/3). Akibatnya ada belasan desa sempat gelap gulita karena tertutup abu vulkanik dari letusan.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 07.07 WIB dengan jarak luncuran awan panas mencapai 2 ribu meter ke arah Tenggara-Timur. Disusul erupsi berikutnya pada pukul 07.11 WIB, di mana terjadi guguran awan panas dengan jarak luncuran 3 ribu meter ke arah Tenggara-Timur

Pada pukul 07.15 WIB terjadi lagi erupsi yang diikuti awan panas guguran akibat kubah lava yang membeku di puncak Sinabung dengan jarak luncuran 4.500 meter ke arah Tenggara-Timur dengan tinggi kolom mencapai 5.000 meter.


Berdasarkan data yang diperoleh Kantor Berita RMOLSumut, erupsi tersebut menyebabkan 17 desa di Kecamatan Tiga Nderket mengalami gelap gulita tertutup abu. Abu vulkanik tersebut juga berdampak kepada pemukiman warga dan perladangan.

Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa akibat erupsi tersebut. Namun petugas baik dari Pemkab Karo, TNI, maupun Polri masih melakukan berbagai langkah pendataan di lapangan. Patroli juga dilakukan untuk mencegah masuknya warga ke radius yang dilarang.

"Total hingga saat ini telah terjadi sekitar 13 kali guguran awan," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Badan Geologi dan PVMBG Armen Putra.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya