Berita

Direktur Program Kedaruratan WHO, Dr. Michael Ryan dan Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyerus/Net

Dunia

WHO: Tidak Realistis Memperkirakan Pandemi Covid-19 Akan Berakhir Segera

SELASA, 02 MARET 2021 | 08:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Memperkirakan bahwa pandemi Covid-19 akan berakhir segera merupakan pemikiran yang prematur dan tidak realistis. Untuk itu, dunia harus tetap fokus mengendalikan penularan serendah mungkin.

Direktur Program Kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Michael Ryan menyebut, kehadiran vaksin yang efektif setidaknya dapat membantu mengurangi angka rawat inap dan kematian. Bahkan banyak dari vaksin berlisensi dapat membantu mengekang penyebaran virus secara eksplosif.

"Jika vaksin mulai berdampak tidak hanya pada kematian dan tidak hanya pada rawat inap, tetapi memiliki dampak yang signifikan terhadap dinamika penularan dan risiko penularan, maka saya yakin kami akan mempercepat pengendalian pandemi ini," ujar Ryan, seperti dikutip Associated Press pada Selasa (2/3).


Kendati begitu, Ryan memperingatkan agar tidak berpuas diri, karena tidak ada jaminan dalam wabah yang tengah berkembang.

Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengimbau agar negara-negara tidak memikirkan rakyatnya sendiri, karena untuk menghentikan pandemi dibutuhkan upaya secara global.

"Negara tidak berpacu dengan satu sama lain. Ini adalah perlombaan umum melawan virus. Kami tidak meminta negara-negara untuk mempertaruhkan rakyatnya sendiri. Kami meminta semua negara untuk menjadi bagian dari upaya global untuk menekan virus di mana-mana," jelasnya.

Tedros juga mencatat bahwa untuk pertama kalinya dalam tujuh pekan, jumlah kasus Covid-19 meningkat pekan lalu, setelah enam pekan berturut-turut jumlahnya menurun.

Tedros mengatakan WHO sedang bekerja untuk lebih memahami mengapa kasus meningkat, tetapi bagian dari lonjakan itu tampaknya disebabkan oleh pelonggaran langkah-langkah kesehatan masyarakat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya