Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador/Net

Dunia

Sebelum Semua Orang Amerika Disuntik, AS Enggan Berbagi Vaksin Dengan Meksiko

SELASA, 02 MARET 2021 | 08:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) tampak mengesampingkan kemungkinan untuk berbagi vaksin Covid-19 dengan negara tetangganya, Meksiko. Alih-alih, Washington menegaskan akan fokus untuk memenuhi kebutuhan populasinya.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki pada Senin (1/3), sebelum Presiden Joe Biden melakukan pertemuan daring dengan Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador.

"Fokus administrasi adalah memastikan bahwa setiap orang Amerika divaksinasi. Dan begitu kami mencapai tujuan itu, kami dengan senang hati mendiskusikan langkah-langkah selanjutnya," ujar Psaki, seperti dikutip Reuters.


Kepada wartawan, Biden mengatakan akan membahas masalah tersebut dengan Lopez Obrador. Tetapi dalam pernyataan resmi setelah pertemuan tidak disebutkan mengenai distribusi vaksin.

Biden sendiri telah memperkirakan AS akan memiliki cukup pasokan vaksin pada akhir Juli untuk menyuntik semua orang Amerika.

Data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menunjukkan, otoritas telah memberikan 76,9 juta dosis vaksin hingga saat ini. Itu cukup untuk menyuntik dua dosis bagi 23 persen populasi.

Sementara itu, Meskiko jauh tertinggal. Meksiko telah mendistribusikan 2,5 juta dosis vaksin untuk sekitar 1 persen populasi.

Melalui konferensi pers sebelum pertemuan, Lopez Obrador mengungkap, ia akan meminta Biden untuk meminjamkan pasokan vaksin. Di mana Meksiko akan membayar kembali setelah mendapat kiriman pesanan mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya