Berita

Ambulan memindahkan Pangeran Philip dari Rumah S King Edward VII di London/Net

Dunia

Dua Minggu Dirawat Di London, Pangeran Philip Dipindahkan Ke RS Jantung Terbaik

SELASA, 02 MARET 2021 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pangeran Philip dari Inggris, dilaporkan telah dipindahkan ke rumah sakit lain di pusat kota London untuk menjalani tes kondisi jantung yang sudah ada sebelumnya dan menerima perawatan untuk infeksi pada Senin (1/3) waktu setempat.

Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh pihak Istana Buckingham.

Mereka mengatakan, suami dari Ratu Elizabeth itu telah dipindahkan ke Rumah Sakit St Bartholomew, yang merupakan pusat perawatan jantung terbaik, untuk perawatan dan observasi lebih lanjut.


"Duke tetap nyaman dan sedang menjalani perawatan tetapi diperkirakan akan tetap di rumah sakit sampai setidaknya akhir minggu," kata istana dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Senin (1/3).

Sebelumnya, Philip (99), yang lebih dikenal dengan sebutan Duke of Edinburgh, dirawat di rumah sakit swasta King Edward VII di London dua minggu lalu untuk melakukan perawatan infeksi yang tidak ditentukan yang tidak terkait dengan Covid-19.

Sejak dirawat di rumah sakit setelah merasa tidak enak badan pada 16 Februari lalu, Duke hanya dikunjungi oleh putra dan ahli waris Pangeran Charles.

Sementara, Ratu (94), tetap berada di Kastil Windsor di barat London, tempat pasangan itu tinggal selama penguncian virus corona, dan pekan lalu terus menjalankan tugas resminya melalui video. Dia dan Philip telah menerima dosis vaksin Covid-19 pertama mereka.

Philip adalah seorang pria kelahiran Yunani, yang akan berulang tahun ke-100 pada Juni mendatang, telah membutuhkan perawatan rumah sakit beberapa kali dalam dekade terakhir untuk kambuhnya infeksi kandung kemih.

Pada Natal tahun 2011 ia sempat menjalani operasi untuk membersihkan arteri yang tersumbat di jantungnya setelah dilarikan ke rumah sakit karena nyeri dada.

Philip, yang telah mendampingi ratu selama 69 tahun pemerintahannya, pensiun dari kehidupan publik pada 2017.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya