Berita

Presiden Joko Widodo saat menjajal Kereta Listrik rute Yogyakarta-Solo, Senin (1/3)/Repro

Nusantara

Resmikan Kereta Listrik Yogya-Solo, Jokowi: Ini Adalah Transportasi Ramah Lingkungan Dan Efisien

SENIN, 01 MARET 2021 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jalur operasi Kereta Listrik rute Yogyakarta-Solo telah diresmikan Presiden Joko Widodo di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (1/3).

"Alhamdulilah pada pagi hari ini akan segera kita resmikan dan kita operasikan KRL Yogya-Solo yang telah siap," ujar Jokowi.

Menurut mantan wali kota Solo ini, kereta listrik ini memiliki sejumlah kelebihan, di antaranya ramah lingkungan dan memiliki efisiensi waktu tempuh dan biaya operasioanl.


"Ini adalah transportasi massal yang ramah lingkungan. Tadi saya diberitahu bahwa KRL ini lebih cepat dibandingkan Prameks, terpaut kira-kira sepuluh menit lebih cepat," paparnya.

"Kemudian dari sisi biaya operasi juga lebih murah, 640 yang sebelumnya (menjadi) sekarang 290. Ini sebuah efisiensi yang sangat bagus sekali," tuturnya.

Dengan dioperasikannya kereta listrik rute Yogya-Solo ini, Jokowi berharap dapat digunakan masksimal oleh masyarakat setempat.

"Bisa membantu baik untuk mobilisasi orang maupun barang, dari Yogya ke Solo, Solo ke Yogya. Dan juga bisa meningkatkan pariwisata dan ekonomi kita," demikian Joko Widodo.

Dalam acara peresmian itu, Jokowi ditemani Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (Sultan HB X), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Direksi PT KAI.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya