Berita

Jurubicara Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Makiko Yamada/Net

Dunia

Terjerat Skandal Makan Malam Mewah, Jubir PM Jepang Mundur

SENIN, 01 MARET 2021 | 10:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Satu lagi pejabat pemerintahan Jepang mengundurkan diri karena skandal makan malam mewah yang memicu kemarahan publik. Ia adalah jurubicara Perdana Menteri Yoshihide Suga, Makiko Yamada.

Yamada mengundurkan diri setelah diketahui ikut menghadiri makan malam mewah bersama birokrat senior lainnya yang diselenggarakan oleh putra Suga.

Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan pria berusia 60 tahun itu akan mengajukan pengunduran dirinya pada Senin (1/3), seperti dimuat Reuters.


Bulan lalu, majalah migguan Shukan Bunshun melaporkan bahwa sejumlah pejabat senior pemerintahan Suga menghadiri makan malam mewah. Jamuan itu disebut dibayar oleh putra tertua Suga yang seorang eksekutif di perusahaan film, Seigo Suga.

Jamuan itu dilakukan pada 2019, ketika Ymada menjadi pejabat di Kementerian Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi.

Berdasarkan UU Etika Pegawai Negeri Sipil, para pejabat pemerintahan dilarang menerima hadiah atau hiburan dari perusahaan atau individu dengan tujuan menjilat.

Menurut laporan beberapa media lokal, Yamada tengah dirawat di rumah sakit sehingga ia akan melewatkan pertemuan komite parlemen pada Senin untuk membahas kasus yang menjeratnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya