Berita

Mantan Presiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Kritik Balik Anggota Partai Republik: Mitch Itu Politikus Suram, Cemberut Dan Tidak Tersenyum

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 17:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Donald Trump mengecam Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnell yang melancarkan teguran  keras  atas keterlibatan mantan Presiden itu dalam kerusuhan di Capitol Hill Januari lalu.

Dalam pernyataannya, Trump bahkan mengatakan jika Republik tetap mempertahankan McConnell, bisa dipastikan partai tersebut tidak akan meraih kemenangan kembali.

“Mitch adalah seorang politikus yang suram, cemberut, dan tidak tersenyum, dan jika Senator Republik akan tetap bersamanya, mereka tidak akan menang lagi,” kata Trump dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al-Jazeera, Rabu (17/2).


McConnell pada 13 Februari memilih untuk membebaskan mantan presiden tersebut dalam persidangan pemakzulan Senat AS, di mana Trump dituduh menghasut massa pendukungnya yang menyerbu Capitol Hill pada 6 Januari.

Senat pada akhirnya tidak memiliki cukup suara untuk menghukum Trump atas ‘hasutan pemberontakan’.

Tetapi dalam pidatonya setelah pemungutan suara, McConnell, yang pernah menjadi pendukung kuat mantan presiden, membuat teguran keras terhadap Trump. Dia menyalahkannya atas kerusuhan Capitol yang disebutnya sebagai pemberontakan yang menewaskan lima orang tersebut.

“Tidak diragukan lagi bahwa Presiden Trump secara praktis dan moral bertanggung jawab untuk memprovokasi peristiwa hari itu," kata McConnell dari lantai Senat.

“Orang-orang yang menyerbu gedung ini percaya bahwa mereka bertindak atas keinginan dan instruksi presiden mereka,” ujarnya.

Pidato McConnell, bersama dengan fakta bahwa tujuh senator Republik memilih untuk menghukum Trump, telah menyoroti bahwa beberapa legislator Republik ingin partai tersebut mulai menjauhkan diri dari Trump.

Tetapi mantan presiden Republik masih mempertahankan partai dan para pendukungnya, termasuk beberapa legislator Republik di Kongres yang tetap mendukungnya.

“Partai Republik tidak akan pernah bisa lagi dihormati atau kuat dengan 'pemimpin' politik seperti Senator Mitch McConnell di pucuk pimpinannya,” kata Trump dalam pernyataannya pada hari Selasa.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya