Berita

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Demokrat: AHY Tidak Pernah Sebut Nama Max Sopacua Terlibat

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 09:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat meluruskan sejumlah kabar mengenai nama-nama yang diduga terlibat dalam isu pengambilalihan secara paksa partai mereka.

Dalam hal ini, Kepala Badan Komunikasi dan Strategi (Bamkostra) Partai Demokrat (PD), Herzaky Mahendra Putra tegas menyatakan bahwa Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak pernah menyebut Max Sopacua terlibat isu kudeta.

"Ketua Umum kami dan saya selaku Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, sama sekali tidak pernah menyebut nama Pak Max Sopacua. Jadi tidak benar kalau Demokrat menyatakan Pak Max Sopacua terlibat," kata Herzaky kepada wartawan, Kamis (4/2).


Atas dasar tersebut, Partai Demokrat menyatakan permintaan maaf kepada Max Sopacua atas ketidaknyamanan yang telah ditumbulkan. Herzaky menekankan bahwa pihaknya tidak pernah sekalipun menyebut nama Max Sopacua dalam kasus ini.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada Pak Max Sopacua,” sambungnya.

Max Sopacua sendiri sempat naik pitam lantaran namanya turut disebut ikut terlibat dalam kasus kudeta. Dia sempat menyatakan ketersinggungannya saat dituduh ikut bersama kelompok Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko melakukan kudeta.

“Padahal saya nggak ngerti apa-apa. Saya kemarin nggak tahu ada apa-apa, dan lain-lain, saya lagi di lapangan," katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya