Berita

Petugas KPPS/Net

Politik

Bagi Demokrat, Kematian Ratusan KPPS Di Pemilu 2019 Harus Jadi Bahan Evaluasi

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 07:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pelaksanaan pilkada 2022 dan 2023 yang akan diserentakkan pada 2024 terus menuai polemik. Sejauh ini, semua partai koalisi pemerintah kompak untuk tetap melaksanakan pilkada secara serentak dengan pemilu.

“Koalisi pemerintah menolak membahas revisi UU Pemilu,” tegas kader Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana dalam akun Twitter pribadinya, Kamis (11/2).

Menurutnya, Partai Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tetap fokus mendorong agar pilkada  di tahun 2022 dan 2023 digelar. Demokrat tidak ingin meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Pemilu 2019 lalu kembali tersejadi.


“Bayangkan pemilu 2019 saja korban petugas KPPS 800 lebih. Itu perlunya evaluasi pelaksanaan pemilu,” ujarnya.

Cipta Panda Laksana mengurai bahwa sejauh ini hanya ada dua partai yang konsisten ingin agar UU Pemilu direvisi agar pilkada tidak diserentakkan dengan pemilu. Kedua partai itu adalah partai yang berada di luar pemerintahan.

“Hanya PKS dan Demokrat yang setuju revisi UU Pemilu,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya