Berita

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi/Net

Politik

Adhie Massardi: Kebijakan Apapun Tidak Akan Lahirkan Apa-apa Kalau Landasannya Omong Kosong

RABU, 10 FEBRUARI 2021 | 11:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia seolah sporadis. Ketika ekonomi loyo, pertumbuhan ekonomi minus, dan utang menumpuk, pemerintah langsung gesit mengambil langkah menambah utang, wakaf uang, hingga memungut pajak pulsa.

Sekretaris Jenderal Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR), Yos Ngarang juga mencatat bahwa kebijakan sporadis juga ditunjukkan Presiden Joko Widodo yang mendadak meminta agar pemerintah dikritik.

“Saat lembaga demokrasi umumkan soal indeks demokrasi Indonesia menurun & masuk kategori resesi, penguasa mendadak ngigau responnya: pemerintah butuh kritik yang keras,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Rabu (10/2).


Namun di mata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi, kebijakan apapun tidak akan berbuah manis selama didasarkan pada kepura-puraan.

“Kebijakan apapun tak akan lahirkan apa-apa jika landasannya omong kosong,” tegasnya menanggapi kicauan Yos Ngarang.

Adhie Massardi mengingatkan bahwa masalah bangsa akan semakin berantakan jika diatasi orang-orang yang di bawah kapasitas.

“Parpol/DPR diam saja lihat semua kebusukan ini. Baru teriak-teriak saat ada kadernya dicokok KPK atau pimpinannya mau dikudeta,” demikian Adhie Massardi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya