Berita

Pangdam Kasuari saat mengecek calon peserta pedidikan pertama asli dari Papua/Ist

Nusantara

Seribu Calon Bintara Asli Papua Mulai Jalani Pendidikan Di Pulau Jawa

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 17:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebanyak 1.000 calon Bintara TNI dari Putra dan Putri asal Papua mulai menjalani pendidikan pertama bintara (Dikmaba) yang merupakan program Otonomi Khusus (Otsus) di wilayah Kodam XVIII Kasuari. Putra putri Papua itu mulai menjalani pendidikan di sejumlah Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) di Pulau Jawa.

“Jadi, sengaja kami sebar di Pulau Jawa. Pertama, saya selaku Pangdam, kami punya Rindam tapi belum sempurna. Jadi, ada berapa pembina pengasuh pelatih dan alat fasilitas sarana belum terpenuhi sehingga kami titipkan di luar Kodam XVIII/Kasuari,” kata Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, dalam tayangan video di akun Youtube TNI AD yang dilihat redaksi, Senin (8/2).

Kedua, tujuannya dalam rangka memberikan wawasan sehingga para siswa calon bintara mengetahui dan mengenal Indonesia secara utuh, bukan hanya Papua dan Papua Barat. Ketiga, jumlah siswa calon bintara yang lolos seleksi cukup banyak mencapai 1.000 orang, sehingga tidak mungkin bisa ditangani pendidikannya hanya oleh satu Rindam.


“Kebetulan yang kami lihat siap dan bagus itu sementara di daerah Jawa, dan kebetulan kosong pendidikan di sana sehingga kami titip pendidikan di daerah Jawa,” ujarnya.

Sebanyak 1.000 calon Bintara tersebut, terdiri atas 330 siswa dikirim ke Rindam III/Siliwangi Bandung, 240 siswa Bintara ke Rindam IV/Diponegoro Semarang, 260 siswa ke Rindam V/Brawijaya Surabaya dan 130 calon Bintara ke Rindam Jaya Jakarta.

Sebanyak 40 putri asli Papua mengikuti pendidikan di Pusat Pendidikan (Pusdik) Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad), Lembang, Bandung, Jawa Barat.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya