Berita

Ilustrasi perayaan tahun baru Imlek/Net

Nusantara

Cerita Dapat Amplop Saat Imlek, Menag Harap Perayaan Tahun Ini Bisa Tetap Gembira Meski Di Masa Pandemi

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 00:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perayaan imlek oleh umat konghucu di Indonesia pada tahun ini diharapkan tetap bisa berlangsung khidmat dan penuh kegembiraan, meski masih dirayaakan di tengah situasi pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2).

"Kami, pemerintah semuanya memahami umat konghucu pasti bergembira dalam menyambut imlek ini," ujar Yaqut.


Menurut tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) ini, seuruh kegiatan-kegiatan perayaan imlek memberikan kegembiraan bukan hanya bagi warga Konghucu, tapi juga seluruh masyarakat.

Sebagai contoh, Yaqut bercerita pengalaman kecilnya yang menadapatkan angpao, sewaktu di tempat tinggalnya ada masyarakat Konghucu yang merayakan Imlek.

"Di dekat pesantren milik keluarga kami dekat sekali dengan pemukiman Tionghoa dan kami biasa dalam tiap perayaan imlek, anak-anak santri dan saya tentu saja ikut datang ke rumah-rumah saudara yang merayakan imlek. Dan kita senang sekali karena mendapatkan angpao pada waktu itu," ungkapnya.

Oleh karena itu, pemerintah kata Yaqut sangat memahami persipan yang telah dilakukan umat Konghucu untuk bisa merayakan perayaan tahun baru Imlek penuh kemeriahan dan kegembiraan.

Namun, di tengah kondisi pandemi yang masih mengkhawatirkan ini, dia berharap umat Konghucu bisa merayakan Imlek dengan cara yang berbeda, yaitu tetap berada di rumah dan menggunakan metode virtual.

Termasuk dalam kegiatan-kegiatan yang sifatnya penuh kegembiraan seperti tari Barongsai, silaturahmi dengna  sanak keluarga, hingga bahkan pemberian angpao.

"Saya kira umat konghucu juga harus mawas diri bahwa perayaan imlek bs dirayakan dengan cara yang sederhana," ucapnya.
 

"Karena pada prinsipnya seperti yang kami sampaikan tadi, perayaan imlek adalah ungkapan syukur pada tuhan," demikian Yaqut Cholil Qoumas menambahkan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya