Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Nusantara

Ketua Senator: Selain Bersejarah, PON Papua Jadi Momentum Menggerakkan Perekonomian Daerah

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 09:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rangkaian kunjungan kerja pimpinan DPD RI di Papua dan Papua Barat, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama Wakil Gubernur Papua, Rabu (3/2).

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal membahas persiapan PON serta pembangunan di Bumi Cenderawasih.

Kedatangan ketua seantor bersama rombongan mendapat sambutan hangat. Sambutan yang membuat LaNyalla terkesan. Apalagi sambutan hangat sudah diterimanya sejak landing di Bandar Udara Internasional Sentani.


"Kita mendapat sambutan hangat sejak awal tiba di Bandara Sentani. Dari sana, kita langsung bekerja meninjau lokasi venue PON XX guna mengetahui kesiapan Pemerintah Provinsi Papua selaku tuan rumah pada even nasional empat tahunan itu," kata LaNyalla mengawali pembicaraan.

Menurutnya, DPD RI sangat mendukung kesuksesan Papua menjadi tuan rumah PON XX, yang rencananya dilaksanakan Oktober 2021.

"Pemilihan Papua sebagai tuan rumah PON XX merupakan momen bersejarah. Momen untuk membangkitkan kebanggaan dan identitas jati diri orang asli Papua. PON juga bisa menjadi momentum menggerakkan pemerataan ekonomi daerah untuk semua lapisan masyarakat Papua," katanya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI menambahkan, PON bukan hanya ajang kompetisi olahraga semata.

"Semangat PON lebih dari itu. Event ini juga menjadi arena merajut kebersamaan, merayakan keragaman, dan mempertebal persaudaraan, sehingga semakin memperkuat persatuan dan kesatuan kita. DPD RI pun mengharapkan atlet-atlet yang bertanding dan yang menjadi juara, agar dapat terus meningkatkan prestasi hingga ke tingkat ASEAN dan Asia, bahkan Dunia," harapnya.

Selain itu, pelaksanaan PON XX juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. LaNyalla juga berharap Papua bisa menjadi tuan rumah yang baik dan menerima kehadiran atlet dan para suporternya dengan tangan terbuka dan tersenyum.

Dalam kesempatan itu, LaNyalla juga memuji keindahan Tanah Papua. Menurutnya, keindahan Papua sudah tersohor hingga ke mancanegara.

"Papua pun sudah dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di ujung timur Indonesia. Papua memiliki segala keindahan alam yang luar biasa. Bahkan, satu dari tujuh puncak gunung tertinggi di dunia berada di Papua, yaitu pegunungan Jayawijaya yang bagian puncaknya memiliki salju abadi," katanya.

Tak hanya alam yang kaya, Papua menyimpan kearifan budaya lokal yang masih terjaga keasliannya. Keunikan itu menjadi kekayaan yang tidak dimiliki belahan dunia mana pun.

"Banyak orang mengatakan Papua adalah surga kecil yang jatuh ke bumi. Itu benar nyata di Tanah Papua. Tugas kita adalah menjaga dan melestarikannya. Jangan sampai surga kecil itu hilang. DPD RI mengingatkan kita semua untuk tetap menjaga lingkungan hidup, perdamaian dan persaudaraan," ulasnya.

Senator asal Jawa Timur ini juga berharap para pemangku kepentingan di Papua memberikan saran dan masukan ke DPD RI untuk mendukung pembanguan Papua.

"DPD RI terbuka untuk mendengar saran dan masukan para pemangku kepentingan di Papua. Apalagi untuk percepatan pembangunan kesejahteraan sebagai landasan komitmen kita menyelesaikan akar masalah-masalah di Papua. Prinsipnya adalah percepatan pembangunan Papua yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan, yang berorientasi pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Papua," tuturnya.

LaNyalla menegaskan komitmen DPD RI terhadap Provinsi Papua tidak perlu diragukan. Sebab, DPD telah memfasilitasi perseteruan Pemda dengan PT. Freeport terkait Pajak Air Permukaan.

"DPD RI juga membantu divestasi saham PT. Freeport yang sebagian besar sahamnya sudah menjadi milik Indonesia. Apapun yang menjadi persoalan Papua, maka DPD RI berada di depan dan akan berkomitmen untuk membantu. Karena DPD RI merupakan wakil daerah, kami mengawal kepentingan Papua agar mendapat perhatian serius di pusat. Karena slogan kami adalah 'Dari Daerah untuk Indonesia'," katanya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya