Berita

Mantan Mensos, Juliari Batubara tersangkut kasus rasuah Bansos/RMOL

Hukum

Siapa Sosok Anggota DPR Inisial ACH, Diduga Inisiator "Bina Lingkungan" Di Korupsi Bansos?

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 15:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok anggota DPR RI selain dari PDIP berinisial ACH diduga menjadi inisiator kode "Bina Lingkungan" untuk memuluskan proyek pengadaan bantuan sosial (Bansos) sembako di Kementerian Sosial (Kemensos).

Sosok ACH itu pertama kali diungkapkan oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman yang mengungkapkan temuan barunya terkait kasus yang menjerat Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Menteri Sosial.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, terdapat dugaan penunjukan perusahaan penyalur bansos sembako Kemensos yang saat ini diproses KPK adalah perusahaan tersebut semata-mata berdasar penunjukan dengan istilah 'Bina Lingkungan'" ujar Boyamin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (3/2).


Sementara kata Boyamin, inisiator kode "Bina Lingkungan" diduga dari oknum anggota DPR RI di luar PDIP, yaitu berinisial ACH.

Namun demikian, Boyamin enggan mengungkapkan siapa anggota DPR RI yang dimaksud yang memiliki inisial ACH.

Sementara itu, penelusuran Kantor Berita Politik RMOL, terdapat tiga orang anggota DPR RI di Komisi VIII yang memiliki inisial ACH.

Akan tetapi, belum diketahui juga anggota DPR RI yang dimaksud MAKI berasal dari Komisi berapa.

"Artinya diduga oknum DPR yang memberikan rekomendasi berasal dari beberapa parpol dan bukan hanya satu parpol," jelas Boyamin.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya