Berita

Kegiatan donor darah Perempuan Jenggala/Net

Nusantara

HUT Ke-2 Perempuan Jenggala Diisi Dengan Kegiatan Donor Darah Dan Sosialisasi Donor Plasma Konvalesen

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 12:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perempuan Jenggala menggelar kegiatan donor darah dalam upaya membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjaga ketersediaan stok darah di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-2 Perempuan Jenggala itu juga disertai sosialisasi donor plasma konvalesen di Plaza 5 Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (1/2).

Kegiatan ini tentunya digelar dengan penerapan protokol kesehatan ketat serta prosedur donor yang berstandar.


“Di HUT ke-2 ini, kami berinisiatif menggelar acara donor darah  sebagai upaya membantu Palang Merah Indonesia dalam memenuhi kebutuhan darah yang semakin hari semakin meningkat, dengan pendonor yang semakin berkurang," ujar Ketua Umum Perempuan Jenggala Vicky W. Kartiwa dalam keterangannya.

"Kami menerapkan protokol Kesehatan serta mencoba mensosialisikan kepada masyarakat bahwa jangan takut berdonor, meski sedang pandemi. Karena  proses donor darah akan tetap aman, sesuai dengan standar Palang Merah Indonesia,” imbuhnya menjelaskan.

Sebelum menjadi calon pendonor, para peserta harus melalui tahapan skrining oleh petugas PMI guna mengetahui perkembangan kesehatan mereka sehingga proses donor dapat berlangsung dengan aman dan sehat.

Selain donor darah juga ada sosialisasi donor plasma konvalesen yang nantinya akan digelar serentak di tanggal 11 Februari 2021 bertempat di Golf Pondok Indah.

Pengambilan sempel darah penyintas Covid-19 menjadi salah satu agenda puncak yang juga dirangkai dengan donor darah reguler sesi 2 dan talkshow.

Donor plasma konvalesen adalah terapi yang dilakukan dengan memberikan plasma atau bagian darah mengandung antibodi dari orang yang telah sembuh (survivor atau penyintas) kepada pasien yang sakit.

Menurut dr. Linda Lukitari, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Sub Bidang Supportif dan Terapi Plasma Konvalesen, bahwa metode terapi plasma konvalesen dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh pada orang-orang yang positif virus corona.
Selain itu, terapi ini sangat dibutuhkan megingat jumlah pasien yang terinfeksi Covid 19 terus meningkat.

“Meningkatnya kasus Covid-19 membuat tenaga kesehatan mencari-cari pengobatan yang tepat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus ini. Dan Plasma Konvalesen menjadi pilihan. Mengingat  plasma konvalesen dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh pada orang-orang yang positif virus corona," jelasnya.

Permasalahan yang dihadapi saat ini, kata Linda, adalah sosialisasi yang masih terbatas dan masayrakat tidak banyak tahu soal donor konvalesen ini.

"Masalahnya informasi ini belum masif diketahui masyarakat terutama bagi mereka penyintas Covid-19, dan kami bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk Perempuan Jenggala untuk terus mensosialisasikan,” tutupnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya