Berita

Ilustrasi/Net

Jaya Suprana

Warisan Peradaban Islam Di Spanyol

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 09:49 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BANGUNAN arsitektural merupakan fakta sejarah warisan peradaban umat manusia di planet bumi. Sebagai umat Nasrani, saya mengagumi mahakarya arsitektur warisan peradaban Nasrani di Vatikan, Paris, Chartres, London, Lincoln, York, Moskow, St Petersburg, Oslo, et cetera.

Namun saya juga terpesona oleh keindahan mahakarya arsitektur Buddhisme di Borobudur, Angkor, Bagan, Nara, Beijing, Lhasa, Kathmandu, Bhaktapur, dll.

Demikian pula keindahan arsitektur peradaban Hindu di Prambanan, Puri Besakih, My Son di Vietnam, Khajuraho di Madya Pradesh, Khaliasa di Ellora, dll. Membuat saya terkesima.


Ketika mengunjungi Kota Granada, Andalusia Spanyol, sukma estetikal maupun spiritual saya pun tergetar menyaksikan keindahan arsitektur peradaban Islam di Al-Hambra.

Spanyol

Aristektur Islam di Spanyol memiliki beberapa ciri antara lain bingkai gerbang tapal kuda, motif geometris rumit, dekorasi mendetail serta makna spiritual yang mendasar.

Sampai masa kini keindahan warisan peradaban Islam di Spanyol masih terasa pada musik Spanyol serta arstektur Islam yang menjadi destinasi utama wisata kebudayaan Spanyol yang tampak pada El Banuelo di Granda, Mezquita, Medina Azahara, dan Menara Calahorra di Cordoba.

Begitu pula di Kastil Gormaz di Kastila dan Leon, Giralda, Real Alacazar dan Torre del Oro di Sevilla, Aljaferia Zaragoza, Kastil Zafra di La Mancha, Kastil Gibralfaro di Malaga, Alcazaba di Almeria, Alcazar Jerez de la Frontera, dan Castillo de Molina de Aragon.

Toledo


Keindahan warisan peradaban Islam juga dapat disimak pada seluruh bangunan warisan masa Moor-Empire di Toledo. Di masa kini Toledo merupakan destinasi utama wisata-budaya Spanyol sebagai sebuah kota museum terbuka yang secara nyata lapangan memperagakan warisan peradaban Islam di Spanyol.

Toledo merupakan fakta sejarah bahwa pada masa kehadiran peradaban Islam di persada Spanyol sejak abad XII sampai dengan XV, kerukunan antarumat beragama Yahudi, Nasrani, dan Islam serta pengembangan ilmu pengetahuan mengalami masa keemasan gilang-gemilang.

Pada hakikatnya Moor-Empire memang beda dari Ottoman-Empire. Terutama dalam hal Moor-Empire hadir di Spanyol secara damai melalui jalur kebudayaan. Sementara Ottoman-Empire hadir di Turki melalui jalur kekerasan militer.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya