Berita

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna/RMOLJabar

Nusantara

Sesalkan Penolakan Warga Dago Soal Tempat Isolasi, Sekda Kota Bandung: Ini Untuk Kepentingan Masyarakat

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 18:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi penolakan sejumlah warga Dago, Kota Bandung, terhadap hotel yang akan dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19 disesalkan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna.

Pihak Pemkota Bandung pun terus melakukan negosiasi dengan warga setempat agar bisa punya pemahaman yang sama terkait upaya pemerintah dalam menangani pandemi ini.

"Iya, ini negosiasi sedang berjalan," kata Ema di Balai Kota Bandung, Senin (1/2), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Ema menambahkan, untuk infomasi terkait Covid-19, masyarakat diminta tidak hanya waspada, tapi juga harus kritis. Jangan sampai, masyarakat menerima dan menganggap benar informasi-informasi tentang Covid-19 sebelum membuktikan kebenarannya.

"Begini, kita jangan termakan pemikiran-pemikiran yang tanda kutip bisa menyesatkan. Misalnya virus ini terbang di udara, yang menyebabkan ketakukan yang tidak rasional. Saya pikir harus ditekankan, karena ini kan untuk kepentingan bersama," ucap Ema.

Ema menegaskan, pihaknya tidak pernah melakukan pemilihan tempat isolasi secara sembunyi-sembunyi. Menurutnya, pemilihan suatu tempat untuk dijadikan ruang isolasi telah melalui komunikasi yang melibatkan warga setempat.

"Menutupi bagaimana? Kan negosiasi berjalan. Sekarang begini, kalau tidak ada negosiasi dan komunikasi dari mana dasarnya menolak? Adanya penolakan berarti ada itu (komunikasi), cuma belum sampai pada sepemahaman," terangnya.

Ia berharap masyarakat Kota Bandung dapat memahami setiap kebijakan-kebijakan terkait tempat isolasi. Setiap kebijakan yang diambil merupakan hasil pertimbangan yang matang juga untuk kepentingan bersama.

"Kita harus sedia payung sebelum hujan, sekarang kita menyiapkan tempat-tempat isolasi mandiri di setiap kecamatan, terlepas dipakai atau tidak yang penting lokasi sudah ada, ini untuk kepentingan masyarakat juga," tandasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya