Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani (enam dari kanan) bersama rombongan mengunjungi pengungsi korban gempa Mamuju pada 28 Januari 2021/Net

Nusantara

Kunjungi Korban Gempa Mamuju, Sekjen Gerindra Minta Anak-anak Di Pengungsian Tetap Belajar

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 18:36 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Gempa dahsyat berkekuatan 6,9 skala richter yang mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1) pukul 02.28 WITA meluluhlantakan fasilitas umum serta rumah warga.

Akibatnya, ribuan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan terpaksa tinggal di pengungsian saat ini.

Mirisnya kondisi tersebut seperti yang terlihat ketika Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengunjungi posko pengungsian di Desa Botteng Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (28/1).


Kedatangan Ahmad Muzani turut didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras yang juga Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan; Ketua OKK DPP Gerindra, Prasetyo Hadi.

Selain itu, anggota Komisi II DPR RI, Abdul Karim Aljufri; Koreg Sulawesi DPP Gerindra yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Adam Muhammad, serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Kedatangan rombongan disambut gembira warga yang kini tinggal di posko pengungsian. Mereka pun menyampaikan beragam kebutuhan serta harapan saat ini.

Bersamaan dengan diskusi, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu menyaksikan sejumlah keterbatasan yang dirasakan para korban gempa.

Tidak hanya kebutuhan pokok, mulai dari makanan hingga pakaian, mereka juga diungkapkannya kekurangan tenda pengungsian untuk beristirahat.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar pemerintah daerah dapat segera memperbaiki permukiman warga sekaligus fasilitas umum di Sulawesi Barat. Agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

"Kami akan diskusi dengan pemerintah daerah, karena itu saya bawa anggota DPR, yaitu dari komisi infrastruktur. Mudah-mudahan kita dari Fraksi Gerindra bisa membantu lebih banyak lagi," ungkap Ahmad Muzani.

Bersamaan dengan hal tersebut, Ahmad Muzani menyampaikan pihaknya telah menggalang donasi, termasuk pemotongan gaji anggota DPR RI Fraksi Gerindra dan sejumlah kader.

Bantuan berupa kebutuhan pokok, obat-obatan, tenda serat kebutuhan bayi dan perempuan itu kemudian disalurkan ke sejumlah posko pengungsian di Sulawesi Barat.

"Saya minta bantuan ini dibagi rata, ini rezeki yang kita dapatkan dari Jakarta, dari semua anggota DPR RI Gerindra di kumpul-kumpul, jadilah bantuan yang ada saat ini," ungkap Ahmad Muzani.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Muzani juga mengingatkan kepada anak-anak yang kini tinggal di tenda pengungsian. Mereka ditegaskannya harus tetap bermain dan belajar.

Ahmad Muzani pun meminta kepada para relawan untuk mendampingi sekaligus memberikan trauma healing kepada anak-anak.   

"Semua anak-anak di pengungsian harus tetap belajar, harus bisa bermain dan enjoy. Mereka harus tetap senang dan gembira supaya anak-anak hilang traumanya," imbuh Ahmad Muzani.

Mengakhiri peninjauannya, Ahmad Muzani memberikan motivasi. Dirinya menegaskan badai akan berlalu, Sulawesi Barat pun akan segera bangkit.

"InsyaAllah segera ada relokasi, perbaikan dan pembangunan kembali sarana perkantoran, pendidikan, rumah ibadah, sekolah, pasar, rumah masyarakat yang terdampak, agar kehidupan masyarakat kembali pulih," ujar Ahmad Muzani.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya