Berita

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten, Maretta Dian Arthanti/RMOLBanten

Nusantara

DPRD Banten: Pemerintah Tidak Tanggap Atasi Kenaikan Harga Daging

RABU, 20 JANUARI 2021 | 18:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kenaikan harga daging sapi kini merambat ke berbagai daerah termasuk Banten. Bahkan, pedagang sapi di Tanah Jawara ini berencana menggelar mogok massal mulai Kamis besok (21/1).

Merespon hal itu, anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten, Maretta Dian Arthanti mengatakan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten serta Disperindag Kota Tangsel.

Meski begitu, Maretta menyayangkan respon pemerintah kurang tanggap melihat situasi harga dipasaran.


"Harusnya kenaikan harga bisa diantisipasi karena fungsi kestabilan harga dan keterjangkauan harga kebutuhan bahan pokok termasuk daging ini harus bisa dijaga, jangan sampai terjadi lonjakan harga yang membuat masyarakat lebih susah," kata Maretta dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Rabu (20/1).

Apalagi dikatakan Maretta, pada situasi pandemi Covid-19 harus ada kepekaan serta sensitifitas terhadap ketersediaan dan keterjangkauan kebutuhan masyarakat.

"Ekonomi sedang diusahakan tumbuh namun harga-harga pangan tidak dikontrol dengan baik, kondisi ini bisa semakin membuat rakyat susah, kalau begini kan pedagang jadi susah, masyarakat juga susah," ungkapnya.

Politisi PSI itu mendesak pemerintah untuk segera melakukan tindakan nyata serta memberantas pihak-pihak yang berusaha mencari keuntungan pribadi.

"Dalam situasi ini peran pemerintah dalam menjaga kestabilan harga apalagi ditengah pandemi ini harus makin nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya