Berita

Area longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang/Net

Nusantara

Warga Sumedang Tolak Direlokasi, Ridwan Kamil: Hidup Jangan Menantang Risiko

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 19:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Proses edukasi korban longsor di Kabupaten Sumedang untuk mau direlokasi tidak akan berjalan mudah. Pasalnya, masih ada masyarakat yang melakukan penolakan.

Begitu dikatakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (18/1).

Diketahui, bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang terjadi pada Sabtu (9/1), hingga menyebabkan kerusakan rumah warga dan korban jiwa.


"Kita tahu ini tidak mudah. Sudah tahu dia kena longsor tapi yang menolak direlokasi juga banyak. Jadi inilah contoh edukasi yang tidak mudah bagaimana mengedukasi masyarakat agar hidup jangan menantang risiko yang sangat besar dari sisi kebencanaan," ucap Emil, sapaan akrabnya.

Menurutnya, hal ini pun tantangan bagi pemerintah untuk mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi bencana.

"Saya apresiasi Pemkab Sumedang yang sudah akan menyiapkan relokasi pemukiman di Cimanggung itu ke lokasi yang lebih aman dan kita sudah tugaskan seluruh kepala daerah untuk menganalisa zona zona rawan longsor dengan konsep memindahkan ke zona aman," katanya.

Di samping itu, terkait rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke lokasi bencana longsor, Emil berharap, kedatangan presiden bisa membuat proses relokasi bisa berjalan cepat.

"Kabar tentang bapak presiden akan datang ke Sumedang minggu ini mudah-mudahan itu bisa menjadi berita yang melegakan dan berita yang menggembirakan," tandasnya seperti dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya