Berita

Banjir di Aceh Timur/Ist

Nusantara

Banjir Landa Aceh Timur, Ratusan Rumah Di 3 Desa Terendam

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 17:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir berakibat buruk terhadap warga di tiga desa di Aceh Timur dan sekitarnya. Ratusan rumah terendam akibat banjir kali ini.

Dalam rilis Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Senin (18/1), tercatat setidaknya 301 unit rumah terendam banjir. Jumlah ini berasal dari 3 desa di 2 kecamatan di Aceh Timur.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBA, Ilyas mengatakan, tiga desa yang terendam banjir adalah Gampong Jambo Rehat (Kecamatan Banda Alam), Perkebunan Julok Rayeuk dan Jambo Lubok (Kecamatan Indra Makmur).


“Di Gampong Jambo Rehat ada 30 unit rumah yang terdampak banjir dan Gampong Perkebunan Julok Rayeuk ada 271 unit rumah. Sedangkan Gampong Jambo Lubok masih dalam pendataan,” ujar Ilyas.

Menurut Ilyas, banjir disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang mengakibatkan meluapnya sungai di Kecamatan Banda Alam dan Kecamatan Indra Makmur.

"Update terakhir pada pukul 9 pagi bahwa di sana masih terjadi banjir,” sebut Ilyas.

Sementara ketinggian banjir antara 10 hingga 80 sentimeter. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan adanya warga yang harus mengungsi.

Ilyas menambahkan, dari dua desa yang sudah didata, banjir tersebut berdampak pada seribuan jiwa.

Rinciannya adalah Gampong Jambo Reuhat sebanyak 130 jiwa dan Gampong Perkebunan Julok Rayeuk Utara sebanyak 1.034 jiwa. Untuk korban di Gampong Jambo Lubok masih dalam pendataan BPBA.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya