Berita

Panglima Tinggi Kokam, Sunanto/Net

Nusantara

300 Personel Kokam Diterjunkan Ke Kalsel Dan Sulbar, Efektif Mulai Besok

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 22:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan menjadi perhatian serius Markas Besar Kokam Nasional PP Pemuda Muhammadiyah.

Panglima Tinggi Kokam, Sunanto mengatakan, pihaknya telah mengirim 300 anggota ke Sulbar dan Kaltim. Pihaknya pun sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan markas wilayah Kokam Sulawesi Barat dan markas wilayah Kokam Kalimantan Selatan terkait kebutuhan yang diperlukan.

"Dari hasil komuunikasi, kebutuhan personel SAR, tenaga kesehatan, dan bantuan logistik sangat diperlukan," kata Cak Nanto, sapaan Sunanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/1).


Dijelaskan, tim SAR Kokam yang berangkat ke Sulbar diambil dari Kokam Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur dengan koordinator Hasanudin Wiratama dan Tamam Habibi.

Sedangkan tim SAR yang berangkat ke Kalsel berasal dari Kokam Kaltim dengan koordinator Iwan Sulistia dan tim gabungan markas besar BPO Kokam yang dikordinir oleh Komandan Nasional Kokam, Zainuddin Gayo.

"Tim SAR Kokam efektif bekerja Senin 18 Januari 2021 hingga dua minggu ke depan," tegas Cak Nanto.

Giat Kokam ini merupakan bagian dari trilogi Kokam, salah satunya Kokam melayani kebencanaan dengan kendali giat di bawah koordinasi MDMC Muhammadiyah.

"Kami berpesan kepada tim SAR Kokam untuk memaksimalkan tenaganya membantu korban bencana dilokasi," tutup Cak Nanto yang juga Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya