Berita

Tim penyelam dari Detasemen Jalamangkara TNI melakukan pencarian bagian CVR Sriwijaya Air yang masih hilang/RMOL

Nusantara

Baterai Lepas, Penyelam Denjaka Lakukan Pencarian Memori CVR Secara Manual

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 20:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Baterai kotak hitam cockpit voice recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air dilaporkan terlepas. Oleh karenanya, tim penyelam dari Detasemen Jalamangkara menggunakan metode manual untuk melakukan pencarian.

Tim penyelam tidak menggunakan finder locator yang sebelumnya digunakan, melainkan hanya mengandalkan mata penyelam dan meraba-raba dasar laut untuk mencari puing-puing pesawat, terutama memori CVR yang saat ini tengah dicari.

“Yang pasti karena baterainya sudah terlepas, jadi pencariannya tidak bisa lagi pakai alat Finger Locator. Jadinya mencari secara manual saja,” ucap Pasops Denjaka, Letkol Mar Romanimbun Butarbutar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/1).


“Kecuali kalau baterainya masih nempel, masih bisa dilacak dengan menggunakan pinger locator,” imbuhnya.

Denjaka juga sempat menggunakan robot ROV milik BPPT yang ada di Kapal Baruna Jaya untuk mendeteksi secara visual di dasar laut.

“Saat ini ada juga menggunakan Robot RIV milik Kapal Riset Baruna Jaya IV yang bisa mendeteksi secara visual di dalam air dengan menggunakan kamera,” katanya.

Dia menambahkan, kondisi di dasar laut masih banyak puing-puing dari pesawat Sriiwjaya Air. Diharapkan dalam waktu dekat Denjaka bisa menemukan memori CVR yang berada di dekat tumpukan puing tersebut.

“Kondisi di bawah itu banyak tumpukan serpihan pesawat dekat ditemukannya FDR dan baterai CVR, jadi bisa saja CVR berada di tumpukan puing-puing pesawat atau mungkin juga tertanam di dalam dasar laut,” tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya