Berita

Dansat Brimob Polda Jabar, Kombes Yuri Karsono (kiri), bersama Kakansar Bandung Deden Ridwansah (kanan)/RMOLJabar

Presisi

Polda Jabar Turunkan 400 Personel Untuk Bantu Evakuasi Longsor Cimanggung

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 12:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim SAR gabungan yang melakukan evakuasi di lokasi longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, mendapat bantuan tenaga dari Polda Jabar.

Sekitar 400 petugas dikerahkan Polda Jabar untuk membantu proses evakuasi di lokasi longsor. Seluruh personel ini terdiri fungsi Sabhara, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes), serta Satuan Brimob.

Dikatakan Dansat Brimob Polda Jabar, Kombes Yuri Karsono, pihaknya akan mengikuti rencana kerja yang sudah dibuat oleh Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Bandung.


Bantuan petugas tersebut akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi, sehingga rencana kerja yang akan dikerjakan saat ini lebih maksimal.

"Mudah-mudahan alam mendukung kami dengan cuaca cerah," kata Yuri Karsono, Kamis (14/1), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Ia menambahkan, di lapangan memang memerlukan tambahan petugas. Sehingga pihaknya akan melipatgandakan kekuatan dan kebutuhan yang dimiliki guna membantu kegiatan SAR.

"Polda Jabar telah mengerahkan semua potensi yang dimiliki," ujarnya.

Menurutnya, petugas maupun relawan yang hadir dalam bencana tersebut merupakan pahlawan kemanusiaan yang perlu diapresiasi kinerjanya.

Ia mengucap rasa syukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kekuatan dan kesehatan guna melaksanakan tugas.

"Karena tidak semua orang bisa dan mampu melaksanakan tugas tersebut," tuturnya.

Yuri juga meminta seluruh pihak yang tengah melaksanakan tugas untuk meningkatkan keimanan dan rasa syukur sebagai motivasi untuk mengabdi kepada masyarakat, khususnya yang tertimpa bencana alam.

"Di sini kita dapat melihat kehadiran Pemda Sumedang maupun Pemprov Jabar bisa dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.

Tak lupa Yuri mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), sebab saat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Tetap perhatikan kesehatan rekan-rekan. Kemudian dalam pelaksanaan tugas tetap mengikuti mekanisme yang berlaku dan diatur oleh kendali Basarnas," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya