Berita

Direktur Eksekutif Parameter Indonesia, Adi Prayitno/Net

Politik

Adi Prayitno: Jangan Kasih Kendor, Presiden Jokowi Harus Makin Tegas Pada Menteri

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 02:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo harus bisa lebih tegas pada menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju dalam menyukseskan program kerja di periode kedua.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Parameter Indonesia, Adi Prayitno soal rasa jengkel Presiden Jokowi yang mendapati fakta bahwa kedelai masih impor.

"Ke depan presiden harus makin tegas mengarahkan menterinya. Jangan kasi kendor," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/1).


Adi menyebutkan, menteri ibarat pemain sepak bola yang dilatih oleh Presiden Jokowi dengan menggunakan strategi Nawacita yang salah satunya membawa visi swasembada pangan.

"Ibarat tim sepak bola, Jokowi itu pelatih sekaligus manajer tim. Menteri sebagai pemain seharusnya sudah bisa nyetel, bermain total untuk maksimalkan janji nawacita," ujarnya.

Sehingga, lanjutnya, rasa jengkel Presiden Jokowi soal kedelai impor merupakan teguran kepada menteri yang gagal melaksanakan strategi nawacita.

"Menteri tak sepenuhnya bisa terjemahkan visi nawacita Jokowi. Rasa kaget itu mestinya dimaknai teguran keras presiden ke menteri," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya