Berita

Tri Rismaharini dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Ketimbang Gibran, Risma Lebih Berpeluang Melawan Anies

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 15:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai penguasa dan juga pemenang pemilu di DKI Jakarta, PDI Perjuangan diyakini akan mengusung kader sendiri pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2022.

Kemungkinan pilkada tahun depan masih terbuka, dimana DPR RI masih membuka wacana normalisasi pilkada dalam revisi UU Pemilu.

Analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, berdasarkan kalkulasi politik Pilkada Jakarta 2022, kemungkinkan akan muncul empat pasangan calon. Salah satunya tentu petahana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


Empat paslon yang akan muncul dari PDIP sendiri, lalu ada PKS, Partai Gerindra, juga Partai Demokrat. Demokrat biasanya membuat kejutan pada menit-menit terakhir.

Khusus PDIP, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu bisa mengusung pasangan calon sendiri, karena memiliki 25 kursi di DPRD DKI.

Menurut Iwel Sastra, koalisi bisa terjadi jika ada kandidat wakil gubernur dari partai politik lain yang memiliki nilai jual.

Lalu siapa bakal calon gubernur yang diusung PDIP? Amatan Iwel Sastra ada dua nama, yaitu Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Walikota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Dari dua kader partai banteng itu, peluang Risma kelihatannya lebih besar.

"Jika kita melakukan analisis hari ini beberapa nama dari internal PDI Perjuangan yang memiliki peluang besar untuk maju adalah Risma," ujar Iwel Sastra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/1).

Alasannya, mantan Walikota Surabaya dua beriode itu pernah masuk bursa bakal calon gubernur Jakarta pada tahun 2017.

"Sedangkan Gibran masih perlu dilihat kinerjanya selama setahun pertama sebagai walikota Solo," ucap Iwel Sastra menambahkan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya