Berita

Musda PKS Kota Serang/RMOLBanten

Politik

Punya Tambahan Kekuatan, PKS Kota Serang Targetkan Kursi Walikota Di Pilkada 2023

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 08:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Target besar dicanangkan Partai Keadilan Sejahtera Kota Serang pada Pilkada 2023 mendatang. PKS incar kursi Walikota Serang.

Target ini tentunya bukan tanpa alasan. Pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 lalu, PKS menraih suara ketiga terbanyak.

Sebelumnya, pada Pilwalkot 2018, PKS juga turut mengantarkan kemenangan pasangan Syafrudin-Subadri menjadi Waalikota dan Wakil Walikota Serang periode 2018-2023.


Atas dasar itu, PKS Kota Serang menargetkan akan manggung di Pilwalkot 2023 mendatang, baik menjadi walikota maupun wakil walikota.

Selain posisi Walikota, menurut Ketua PKS Kota Serang, Hasan Basri, PKS juga menargetkan kader duduk sebagai Ketua DPRD Kota Serang.

"Kalau kader banyak, insyaAllah kita siapkan nanti orang-orangnya. PKS biasa diajarkan jangan meminta, tapi kalau mendapat tugas jalan harus jalan," ujarnya usai Musda PKS Kota Serang, Senin (28/12), dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Untuk Pilwalkot 2023, PKS menegaskan akan mengutamakan kader dari Kota Serang untuk maju jadi walikota.  

Pihaknya yakin target tersebut akan tercapai melihat pencapaian partai pimpinan Ahmad Syaikhu pada pemilu 2019 lalu di Kota Serang.

"Kita sekarang sudah urutan ketiga di Kota Serang setelah Gerindra dan Golkar. Masa dua atau tiga tahun lagi kita tidak bisa ke urutan kedua atau pertama?" ujarnya.

Di sisi lain, meski saat itu menjadi partai pengusung Syafrudin-Subadri, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Syafrudin-Subadri.  

"Yang pasti koalisi itu akan kita pertahankan terus kita pererat karena bagaimanapun tanggung jawab moral PKS pada Syafrudin-Subadri harus sukses di periode pertama ini," katanya.

"Apakah di periode nanti kita akan bersama itu nanti yang akan kita evaluasi, kita punya lima kursi tinggal nambah empat untuk melengkapi koalisi," sambungnya.

Apalagi politik di Kota Serang saat ini masih dinamis, banyak partai yang mau bekerjasama dengan PKS.

"Kalau misalnya ada yang minat berkontribusi menjadi walikota maka dari sekarang tingkatkan popularitas dan elektabilitas," demikian Hasan Basri.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya