Berita

Narapidana Palestina dikecualikan dalam vaksinasi di dalam tahanan di Israel/Net

Dunia

Menteri Israel Larang Penjara Beri Vaksin Covid-19 Pada Narapidana Palestina

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 23:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel tengah memulai program vaksinasi Covid-19 bagi warga negaranya, termasuk mereka yang mendekam di balik jeruji besi.

Namun, Menteri Kehakiman Israel Amir Ohana pada akhir pekan ini membuat kebijakan yang memerintahkan agar narapidana Palestina di penjara Israel dikecualikan dari vaksinasi Covid-19.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Ohana, dia telah memerintahkan Layanan Penjara Israel untuk hanya memvaksinasi staf penjara pada tahap ini.


Kemudian, pada tahap selanjutnya para narapidana juga akan divaksinasi sesuai dengan kemajuan vaksinasi masyarakat umum. Namun ada sejumlah tahanan yang tidak akan diberikan vaksin Covid-19 tanpa izin, merujuk pada narapidana Palestina.

Pengumuman itu muncul setelah sebelumnya, direktur Komisi Tahanan dan Mantan Tahanan Otoritas Palestina, Qadri Abu Baker mengeluarkan pernyataan berbeda. Dia mengatakan bahwa narapidana Palestina akan divaksinasi dalam beberapa hari ke depan.

Abu Baker menjelaskan bahwa vaksinasi untuk para narapidana tidak lah wajib. Namun mereka diberi pilihan apakah akan divaksin atau tidak.

Vaksin Covid-19 yang akan digunakan oleh Israel sendiri diketahui adalah vaksin yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Pfizer.

Ada kekhawatiran tersendiri jika narapidana Palestina tidak diberikan vaksin Covid-19. Pasalnya, pekan lalu, jurubicara Komisi Tahanan dan Mantan Tahanan Hasan Abed Rabbo mengumumkan bahwa total 140 tahanan politik Palestina di penjara Israel telah terinfeksi virus mematikan itu.

Rabbo meminta organisasi hak asasi manusia internasional untuk turun tangan untuk menyelamatkan nyawa narapidana Palestina pada saat kritis seperti ini.

Bahkan sebelum pandemi Covid-19 terjadi, penahanan warga Palestina di Israel telah menjadi sorotan tersendiri. Diketahui bahwa rezim di Tel Aviv memiliki sistem "penahanan administratif", di mana mereka dapat memenjarakan warga Palestina tanpa pengadilan atau dakwaan. Beberapa narapidana bahkan telah ditahan di bawah penahanan administratif hingga 11 tahun.

Pandemi Covid-19 semakin memperburuk kondisi para narapidana tersebut. Abu Baker bahkan menyebut tahun 2020 sebagai tahun terburuk bagi tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, karena pelanggaran yang semakin intensif terhadap hak-hak tahanan dan penyebaran Covid-19 di penjara-penjara Israel.

"Administrasi penjara menggerebek dan menyerang bagian tahanan hampir setiap hari," katanya seperti dikabarkan Press TV (Minggu, 27/12).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya