Berita

KSAU Fadjar Prasetyo dalam peluncuran buku 'Air Force Leadership' pada Rabu, 23 Desember 2020/RMOL

Nusantara

KSAU: Situasi Krisis Saat Ini Membutuhkan Pemimpin Yang Tangguh

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 14:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemampuan dan kualitas seorang pemimpin akan teruji jika dihadapkan pada kondisi yang sulit dan kritis, salah satunya situasi pandemi Covid-19.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Fadjar Prasetyo menyebut, pandemi Covid-19 merupakan ancaman nyata yang sudah merenggut jutaan korban jiwa di dunia.

Pandemi juga telah memicu hilangnya banyak lapangan pekerjaan, resesi ekonomi, perubahan pola interaksi, dan berbagai perubahan drastis lainnya.


"Di sisi lain, dengan adanya pandemi ini tidak serta merta menjadikan perkembangan lingkungan strategis di global dan regional menjadi lebih terkendali," lanjutnya saat berbicara dalam Peluncuran dan Bedah Buku 'Air Force Leadership' karya Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim yang digelar virtual pada Rabu (23/12).

Menurut Fadjar, Covid-19 juga nyatanya tidak menghentikan perubahan spektrum ancaman dan tantangan.

"Menghadapi situasi dan kondisi yang kita hadapi saat ini, maka kita membutuhkan kepemimpinan yang kuat serta peran seorang pemimpin yang tangguh," terang dia.

"Kepemimpinan dan pemimpin adalah jawaban sekaligus menjadi hal yang paling berharga di tengah situasi yang sulit ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, kepemimpinan adalah hal mutlak yang harus dibina dan ditumbuhkan dalam setiap generasi penerus bangsa.

Untuk itu, lanjut Fadjar, buku karya Chappy Hakim sendiri dapat menjadi salah satu sumber inspirasi untuk mencetak pemimpin-pemimpin lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya