Berita

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas/Repro

Nusantara

Sah Jadi Menag, Yaqut Cholil Qoumas Ingin Menjadikan Agama Sebagai Pusat Inspirasi

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 10:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, telah resmi menjadi menteri agama (menag) baru di struktur kabinet Indonesia Maju.

Usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, sosok yang kerab disapa Gus Yaqut ini memaparkan keinginannya untuk menjadikan agama-agama yang ada di Tanah Air sebagai pusat inspirasi.

"Seperti yang kemarin saya sampaiakan, yaitu bagaiamana membuat agama sebagai inspirasi," ujar Gus Yaqut dalam jumpa pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (23/12).


Dalam tataran implementasinya, agama bisa menjadi pusat inspirasi baik dalam hal sosial kemasyarakatan, baik melalui organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan, maupun antar umat beragama.

Bahkan, tokoh muda Nahdlatul Ulama ini (NU) memandang agama sebagai pusat inspirasi yang bisa mendukung penanganan Covid-19 di dalam negeri.

"Itu bisa di breakdown, misalnya baik bagaimana dukungan ormas beragama, dukungan umat beragama, dan bisa di breakdown untuk Covid-19 dan pada banyak hal lainnya," katanya.

Adapun pada pagi ini, Jokowi resmi melantik Yaqut Cholil Qoumas sebagai menteri agama, menggantikan Fachrul Razi yang sudah setahun menjabat.

Tak hanya Yaqut, Jokowi juga melantik Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, dan Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan.

Selain itu, Jokowi juga melantik Wahyu Sakti Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Muhammad Luthfi sebagai Menteri Perdagangan.

Pengangkatan para menteri baru ini tertuang di dalam  Keputusan Presiden (Kepres) nomor 133/P tahun 2020 tentang Pengisian dan Pergantian Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju untuk sisa masa bakti tahun 2019- 2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya