Berita

CEO HDI Brandon Chia/Repro

Nusantara

Gandeng BenihBaik.com Dan SPI, HDI Berdayakan 10 Ribu Anak Yatim Piatu Indonesia

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 13:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kondisi panti asuhan dan anak yatim piatu di tengah pandemi Covid-19 semakin memprihatinkan. Walaupun sudah berada dalam keterbatasan, mereka harus tetap berjuang melawan virus corona.

Hal tersebut mendasari CEO HDI Brandon Chia untuk bergerak nyata membantu panti asuhan dan anak yatim piatu di Indonesia.

Dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Selasa (22/12), HDI meluncurkan program Make Life Meaningful, yaitu pemberdayaan panti asuhan dan 10 ribu anak yatim piatu di Indonesia.


Dengan tagline "Hope for a better life", program tersebut juga menggandeng startup besutan Andy F Noya, BenihBaik.com dan Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) yang didirikan oleh Julianto Eka Putra.

Brandon menyebut, selama pandemi Covid-19, pihanya sudah mendonasikan lebih dari Rp 12 miliar dalam bentuk produk dan lainnya kepada masyarakat Indonesia.

Seiring dengan bantuan tersebut, Brandom juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh panti asuhan dan anak-anak di Indonesia.

"Kita bisa lihat sendiri apa yang terjadi pada motivasi mereka. Anak-anak sangat tergantung sekali pada apa yang disediakan, dengan keterbatasan mereka berupaya untuk belajar," ujarnya.

Di saat yang sama, ia melanjutkan, anak-anak juga harus "bertarung" dengan dirinya sendiri, melawan rendahnya kepercayaan diri.

"Hari ini program ini berkolaborasi dengan BenihBaik.com, kita ingin buat harapan baru untuk semuanya, kepada anak-anak panti asuhan agar mereka punya semangat baru" ucap Brandon.

Program tersebut, kata Brandon, juga akan berlangsung jangka panjang, di mana setiap orang dapat ikut serta di dalamnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya