Berita

Ilustrasi

Politik

Diduga Jadi Korban Penipuan Investasi, Anggota Fraksi Golkar DPR Lapor Polisi

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, Singgih Januratmoko diduga menjadi korban penipuan dengan modus investasi pengelolaan parkir.

Singgih diduga ditipu oleh rekan bisnisnya bernisial JC dengan kerugian yang dialaminya mencapai Rp 3,4 miliar.

"(Kerugian) Rp 3,388 miliar," ujar Singgih yang merupakan anggota Komisi VI DPR ini, Selasa (15/12).


Kuasa hukum Singgih, Andi Syahputra mengatakan, diduga pelaku penipuan yang bernama JC telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan: LP/7369/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ pada tanggal 11 Desember 2020.

Menurut dia, ada tiga lokasi parkir yang ditawarkan yaitu Mall Atrium Senen, ITC Cempaka Mas dan Cibubur Junction. Diketahui tiga lokasi dinaungi sebuah perseroan terbatas (PT).

“Pembayaran dilakukan empat termin dengan pembayaran sebesar Rp 3,6 miliar,” ujarnya.

Sampai bulan September, kata dia, korban Singgih menagih untuk realisasi dari investasinya itu. Tetapi, JC tak juga memberikan jawaban.

“Setelah itu, kami mencoba menelusuri melakukan verifikasi ke PT terkait sebagai perusahaan yang menyediakan bisnis pengelolaan parkir. Ternyata, PT terkait ini investasi fiktif. Makanya, Pak Singgih langsung lapor Polisi,” jelasnya.

Sambungnya, saat ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi baik saksi pelapor maupun saksi terlapor.

“Kasus sudah enam bulan. Kita minta diungkap oleh penegak hukum,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya