Berita

Seihan Mori, kepala di Kuil Kiyomizu di Kyoto, menulis "mitsu" dalam karakter kanji/Reuters

Dunia

Jepang Pilih Karakter Kanji "Mitsu" Untuk Gambarkan Tahun Pandemi Covid-19

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 22:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang memiliki kebiasaan rutin di setiap penghujung tahun untuk menentukan satu karakter yang menggambarkan tahun tersebut dalam huruf kanji.

Di penghukujung tahun 2020 ini Jepang memilih karakter "mitsu" yang yang berarti "padat". Karakter ini berasal dari kata kunci "San-mitsu", yang merupakan inti dari pendekatan Jepang untuk mengatasi pandemi.

Pengumuman tahunan ini disiarkan di jaringan televisi Jepang secara langsung pada Senin (14/12). Mereka menyiarkan master kuil Kiyomizu kuno di Kyoto menulis karakter tersebut di panel putih besar dengan kuas kaligrafi yang dibasahi tinta.


Karakter kanji ini dipilih untuk mendorong jarak sosial sebagai simbol penentu untuk tahun 2020.

"Penting untuk mendapatkan mitsu antara hati dan hati," kata seorang penyiar di acara tersebut, seperti dikabarkan Reuters.

Karakter itu juga menjadi simbol dari kampanye "Tiga C" yang pertama kali diperkenalkan oleh Gubernur Tokyo Yuriko Koike.

Kampanye itu mendorong warga untuk mengenakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumuman, serta mencuci tangan dengan sabun. Kampanye itu ditujukkan untuk mendesak warga tetap tinggal di dalam rumah selama gelombang pertama infeksi virus korona awal tahun ini.

Perlu diketahui, tradisi pemilihan satu karakter kanji di penghujung tahun telah dilaksanakan sejak tahun 1995. Sejak saat itu, pihak penyelenggara yakni Japan Kanji Aptitude Testing Foundation rutin mengadakan jajak pendapat nasional untuk memilih karakter kanji merangkum tren dan acara sosial setiap tahun.

Tahun lalu, mereka memilih karakterkanji "rei" yang digunakan di era baru nama Reiwa yang diterjemahkan sebagai harmoni yang indah dipilih.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya