Berita

Susan Rice/Net

Dunia

Gagal Jadi Menlu AS, Susan Rice Malah Dipilih Biden Jadi Penasihat Gedung Putih

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 10:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden terpilih AS Joe Biden menunjuk mantan penasihat keamanan nasional era Obama, Susan Rice sebagai sebagai direktur Dewan Kebijakan Domestik Gedung Putih pada Kamis (10/12) waktu setempat.

Rice awalnya disebut akan menjadi salah satu kandidat menteri luar negeri kabinet Biden, namun pencalonannya diperkirakan akan menghadapi pertentangan keras dari Partai Republik atas perannya dalam krisis Benghazi tahun 2012. Peran kabinet yang bergengsi itu akhirnya jatuh ke tangan penasehat Biden Antony Blinken.

Pengangkatan Rice sebagai penasihat urusan dalam negeri AS mungkin sedikit mengejutkan, mengingat pengalamannya dalam kebijakan luar negeri, bukan domestik.


Sementara tim kampanye Biden mengatakan terpilihnya Rice untuk posisi tersebut karena presiden presiden terpilih menilai mantan diplomat itu tahu pemerintah AS luar dalam.

"Sebagai mantan anggota kabinet, ia juga paham tantangan-tantangan dan peluang-peluang dalam mengurus sebuah lembaga pemerintah dan memiliki pengalaman ekstensif dalam bekerja bersama anggota-anggota kunci tim Gedung Putih Biden-Harris," tulis Joe Biden dalam pernyataannya, seperti dikutip dari USA Today, Jumat (11/12).

Presiden terpilih juga telah memilih pakar perdagangan internasional Katherine Tai untuk menjadi perwakilan perdagangan, serta anggota kongres AS Marcia Fudge untuk menjabat sebagai sekretaris perumahan dan pembangunan kota.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya