Berita

Jenazah Malalai Maiwand ketika disholatkan/Net

Dunia

ISIS Akui Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Jurnalis Afghanistan Di Jalalabad

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok teroris ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas penembakan yang merenggut nyawa seorang jurnalis perempuan Afghanistan, Malalai Maiwand.

Dilaporkan Reuters, ISIS mengatakan Maiwand adalah jurnalis "pro-rezim".

Maiwand merupakan seorang reporter berusia 25 tahun yang bekerja di Radio dan TV Enikas. Ia diserang oleh sekelompok pria bersenjata ketika berangkat ke kantor.


Insiden yang terjadi di Jalalabad, provinsi Nangarhar pada Kamis pagi (10/12) itu juga menewaskan sopir Maiwand.

Jurubicara gubernur Attaullah Khogyani mengatakan, dua penyerang melepaskan tembakan ke mobil Maiwand. Polisi pun langsung menangkap keduanya dan mereka telah mengakui terlibat.

Pembunuhan terhadap Maiwand telah meningkatkan jumlah jurnalis yang tewas di Afghanistan, menjadi 10. Pemerintah pun dikritik karena dianggap tidak mampu melindungi warganya.

Pemerintah Afghanistan, kedutaan Jerman, dan duta besar Inggris untuk Afghanistan semuanya mengutuk serangan itu.

"Kami ikut mengungkapkan belasungkawa dan kecaman kami atas pembunuhan jurnalis Malalai Maiwand dan sopirnya pagi ini," cuit Duta Besar Inggris Alison Blake.

"Kita harus bersatu untuk menegakkan kebebasan pers, kematian mereka harus diselidiki dan pembunuhnya diadili atas tindakan jahat ini," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya