Berita

Kesepakatan nuklir bersejarah Iran bisa dilanjutkan tanpa perlu negosiasi/Net

Dunia

Rouhani: Kesepakatan Nuklir Iran Bisa Dipulihkan Tanpa Perlu Negosiasi Ulang

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 20:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kesepakatan nuklir Iran yang bersejarah bisa dipulihkan tanpa perlu melakukan negosiasi ulang.

Begitu penegasan dari Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu (9/12).

Dia menjelaskan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Mei 2018 menulis di selebar surat yang berisi penarikan diri sepihak dari kesepakatan nuklir yang dijalin sejak era pemerintahan Presiden Barack Obama.


Karena itu, menurutnya, kesepakatan harusnya bisa dikembalikan seperti sediakala melalui selembar surat serupadari presiden yang baru.

"Orang berikutnya bisa meletakkan selembar kertas bagus dan menandatanganinya dan itu hanya perlu tanda tangan, kita akan kembali ke tempat kita dulu. Tidak membutuhkan waktu dan tidak perlu negosiasi,” kata Rouhani dalam pidato kabinet yang disiarkan televisi Iran dan dikabarkan ulang Al Jazeera.

“Dan ini bukan hanya tentang Amerika Serikat. P4 + 1 dapat kembali ke semua komitmen mereka dan kami akan melakukan hal yang sama,” sambungnya, mengacu pada negara-negara kekuatan dunia yang bergabung dalam kesepakatan itu, yakni Prancis, Jerman, Inggris, China, dan Rusia.

Diketahui bahwa presiden Amerika serikat terpilih Joe Biden dan Eropa telah menunjukkan sinyal bahhwa mereka ada tendensi untuk memulihkan kesepakatan nuklir dengan Iran. Namun ada wacana bahwa mereka merasa perlu negosiasi ulang kesepakatan itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya