Berita

Orang-orang duduk berjarak di bandara sebagai penerapan langlah aturan Covid-19/Net

Dunia

Dalam Sepekan Pemerintah Saudi Beri Sanksi Kepada 222 Perusahaan Pelanggar Protokol Kesehatan

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 17:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selama pandemi, otoritas Saudi telah memberikan sanksi denda kepada 222 perusahaan karena terbukti melanggar protokol kesehatan yang diberlakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Darijumlah itu, sebanyak 22 yang temasuk pelanggaran berat telah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pelanggaran-pelanggaran itu ditemukan saat Otoritas Makanan dan Obat Saudi (SFDA) melakukan inspeksi lapangan pada minggu lalu.


Dalam inspeksi tersebut SFDA menemukan sejumlah perusahaan mengabaikan aturan pengujian suhu untuk karyawan dan pelanggan, sementara yang lain mengizinkan orang memasuki tempat usaha mereka tanpa masker, dan beberapa tidak menyediakan alat pembersih.

Kementerian Kesehatan Saudi pada hari Selasa (8/12) melaporkan 193 kasus baru Covid-19, sehingga total menjadi 359.115 sejak dimulainya pandemi, seperti dikutip dari Arab News, Rabu (9/12).

Wilayah Riyadh memiliki jumlah kasus tertinggi yaitu 53, Makkah 36 kasus, dan Madinah 28 kasus. Jumlah kasus aktif di negara itu turun menjadi 3.712, di mana 573 pasien berada dalam kondisi serius atau kritis.

Kerajaan juga mencatat 12 kematian terkait virus baru, meningkatkan jumlah total menjadi 5.989 sejak 24 Maret.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya