Berita

Saat uji klinis tahap 3 vaksin Sinopharm di UAE pada Juli 2020 lalu/Net

Dunia

Teruji Efektif, Uni Emirat Arab Resmi Daftarkan Vaksin Covid-19 Buatan China

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 15:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uni Emirat Arab resmi mendaftarkan vaksin virus corona yang diproduksi oleh raksasa obat China Sinopharm, yang sudah teruji 86 persen efektif menurut analisis uji coba fase ketiga.

Pengumuman resmi Kementerian Kesehatan tersebut dilaporkan kantor berita pemerintah WAM tanpa menjelaskan bagaimana vaksin itu sekarang akan digunakan.

"Pengumuman tersebut merupakan mosi percaya yang signifikan oleh otoritas kesehatan UEA terhadap keamanan dan kemanjuran vaksin ini," kata WAM, seperti dikutip dari CNA, Rabu (9/12).


Laporan tersebut juga mengatakan bahwa, para pejabat kesehatan UEA telah meninjau analisis sementara Sinopharm dari uji coba fase ketiga yang menunjukkan 86 persen efektif melawan virus corona.

 "Analisis juga menunjukkan vaksin memiliki tingkat serokonversi 99 persen dari antibodi penawar dan efektivitas 100 persen dalam mencegah kasus penyakit sedang dan parah. Selain itu, analisis tidak menunjukkan masalah keamanan yang serius," tulis WAM.

Dua vaksin telah menjalani uji coba fase ketiga di UEA, proyek Sinopharm dan Sputnik-V Rusia.

Vaksin buatan China sendiri telah menjalani uji coba fase ketiga di Emirates sejak Juli, dan telah disetujui untuk penggunaan darurat bagi petugas kesehatan pada bulan September.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya