Berita

Pasien yang mengalami penyakit misterius di India/Net

Dunia

Penyelidikan Penyakit Misterius Di India, Tim Ahli Temukan Kandungan Timbal Dan Nikel Berlebih Dalam Darah Pasien

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 12:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penyakit misterius yang menginfeksi ratusan orang di India dan membuat geger masyarakat perlahan mulai terkuak.

Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang menunjukkan, terdapat kandungan timbal dan nikel yang berlebihan dalam darah pasien.

Kepala Menteri Andhra Pradesh, YS Jaganmohan Reddy pada Selasa (8/12) mengatakan, penyelidikan dilakukan oleh tim All India Institute of Medical Sciences (AIIMS).


Dari 10 sampel darah yang telah diuji, tim AIIMS menemukan jejak timbal dan nikel.

Saat ini, 20 sampel darah lainnya tengah dikirim dari Andhra Pradesh ke Delhi untuk diuji, bersama sampel susu. Pasalnya AIIMS sendiri tidak menemukan jejak timbal dan nikel pada sampel susu.

"Tenaga kesehatan masyarakat dan departemen lainnya juga harus menyelidiki masalah ini secara mendalam dan mencari tahu alasan penyakitnya," ujar Reddy dalam pernyataan yang dirilis oleh kantornya, seperti dikutip dari CNN.

Penyakit misterius di Eluru, Andhra Pradesh muncul pada akhir pekan lalu, di mana puluhan orang tiba-tiba mengalami mual, kejang, hingga pingsan.

Pejabat administrasi di Eluru, Himanshu Shukla mengatakan, 505 orang dirawat di rumah sakit akibat penyakit tersebut, namun sekitar 370 di antaranya saat ini sudah pulih dan pulang. Sementara satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Shukla mengatakan, belum jelas berapa kandungan timbal dan nikel yang ditemukan dalam darah pasien.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya