Berita

Kebun tomat Azerbaijan/Net

Dunia

Ada Kandungan Organisme Berbahaya, Rusia Tidak Ijinkan Lagi Azerbaijan Impor Tomat Dan Apel

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 11:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia akan membuat larangan untuk impor apel dan tomat dari Azerbaijan dalam waktu dekat ini. Layanan Federal Rusia untuk Pengawasan Hewan dan Fitosanitasi (Rosselkhoznadzor) mengatakan akan melarang impor tomat dan apel dari Azerbaijan ke Rusia mulai 10 Desember.

Larangan itu muncul setelah dinas terkait berulang kali menemukan organisme berbahaya dalam produk impor itu dan telah melaporkannya ke Badan Keamanan Pangan Azerbaijan.

Spesialis layanan juga telah mencatat ada 17 kasus benda yang dikarantina untuk Uni Ekonomi Eurasia. di antaranya ngengat tomat Amerika Selatan dan ngengat buah oriental.


“Sehubungan dengan hal tersebut, untuk menjaga kesehatan fitosanitari, untuk mencegah masuknya dan penyebaran hama tersebut di wilayah Federasi Rusia, Rosselkhoznadzor terpaksa melarang impor tomat dan apel asal Azerbaijan ke Rusia mulai 10," ujar layanan tersebut, seperti dilaporkan oleh Ria Novosti, Selasa (8/12).

Azerbaijan adalah pemasok utama tomat dan apel ke Rusia. Bahkan nilai ekspor tomat mencapai 97 persen pada 2019.

Federal Customs Service mencatat, impor tomat segar dan dingin pada 2019 berjumlah 172.359 ribu ton, menempati peringkat pertama dalam hal pasokan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya