Berita

Vaksin Pfizer/Net

Dunia

Kanada Yakin Kebijakan Proteksionisme Trump Tak Akan Pengaruhi Distribusi Vaksin Pfizer

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 09:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebijakan proteksionisme Presiden Donald Trump terhadap vaksin Covid-19 disayangkan oleh banyak pihak. Tetapi Kanada yakin tidak akan terganggu dengan kebijakan tersebut,

Pada Selasa (8/12), Trump telah menandatangani perintah ekskutif yang meminta perusahaan-perusahaan pengembang vaksin untuk memprioritaskan distribusi domestik, alih-alih mengirimnya ke luar negeri.

Beberapa jam sebelumnya, Menteri Urusan Antar-Pemerintah Kanada, Dominic LeBlanc menyebut, strategi tersebut tidak akan mempengaruhi Ottawa.


"Kami sangat yakin bahwa Pfizer dan pembuat vaksin lainnya, yang secara kontrak berkewajiban untuk memberikan dosis ke Kanada, akan dapat memenuhi kewajiban tersebut," kata LeBlanc, seperti dikutip Sputnik.

LeBlanc menjelaskan, berdasarkan kontrak yang telah disepakati, Kanada akan mendapatkan vaksin yang dapat dikirim dari berbagai lokasi produksi, termasuk Eropa dan bukan hanya Amerika.

Untuk itu, ia pun yakin warga Kanada akan mendapatkan vaksin pertama mereka dalam beberapa hari ke depan.

Seorang pejabat dari Ottawa juga mengonfirmasi bahwa sebagian besar vaksin Pfizer yang akan didapatkan Kanada diproduksi di Belgia.

Awal pekan ini, Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan Kanada akan menerima hingga 249 ribu dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech sebelum akhir tahun.

Dengan vaksin itu, Kanada dapat melakukan vaksinasi terhadap sekitar 124.500 warganya sebelum akhir tahun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya