Berita

Front Pembela Islam/Net

Politik

KAMI Desak Segera Dibentuk TPF Independen Telusuri Fakta Penembakan Laskar FPI

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 22:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mengutuk keras penembakan yang menewaskan enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

Sikap tersebut disampaikan pengurus KAMI se-Jawa yang diteken oleh KAMI Jatim, Daniel M. Rasyid, KAMI Jateng, Mudrick SM. Sangidu, KAMI DIY, Sukri Fadloli, KAMI Jabar, Radhar Tribaskoro, KAMI DKI Jakarta, Djuju Purwanto.

"KAMI mengutuk keras kekerasan yang telah menimbulkan korban jiwa dari enam laskar FPI," tulis keterangan yang diterima redaksi, Senin (7/12).


KAMI se-Jawa juga mendesak untuk segera dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) Independen untuk menelusuri fakta yang sebenarnya terjadi.

"Mendesak untuk segera dibentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk mengetahui kejadian yang sebenar-benarnya yang bisa dipertanggungjawabkan secara politis dan hukum," lanjut keterangan tersebut.

Dibentuknya TPF Independen sangat penting untuk menjaga eksistensi Indonesia sebagai negara hukum.

"Kita cegah negara hukum menjadi negara kekuasaan," tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya