Berita

RMOL World View bersama Dutabesar Kuba untuk Indonesia Tania Velazquez Lopez/RMOL

Dunia

Belajar Dari Kuba, Sekolah Dibuka Kembali Setelah Penularan Virus Terkendali

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 22:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pembukaan sekolah menjadi salah isu yang tengah disoroti saat ini di Indonesia. Rencana pembukaan kembali sekolah pada semester depan menuai pro kontra di kalangan masyarakat, mengingat pandemi virus corona yang masih ada di tanah air dan vaksin Covid-19 yang belum tersedia untuk masyarakat umum saat ini.

Terlepas dari perkembangan yang terjadi di tanah air, namun agaknya kita bisa belajar dari banyak negara di dunia yang juga menghadapi isu pembukaan kembali sekolah di tengah pandemi. Salah satunya adalah Kuba.

Dalam program RMOL World View bertajuk "How Cuba Handles The New Challanges" yang dilaksanakan oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Senin (30/11), Dutabesar Kuba untuk Indonesia Tania Velazquez Lopez memberikan sedikit gambaran mengenai pembukaan kembali sekolah di negaranya.


Dia menjelaskan bahwa pembukaan kembali sekolah sudah dilakukan secara bertahap di Kuba sejak awal November ini, setelah ditutup sejak pandemi Covid-19 terjadi bulan Maret lalu.

Namun, pembukaan sekolah baru dilakukan setelah Kuba berhasil mengendalikan penyebaran virus corona dan menekan munculnya kasus Covid-19 baru.

"Sebelum membuka sekolah, penting untuk lebih dulu mengontrol virusnya," ujar Dubes Lopez.

"Jika virusnya tidak dikontrol, maka akan menimbulkan bahaya. Bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga untuk orangtua, keluarga dan lingkunganya," sambungnya.

Pasalnya, meski anak-anak cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, namun sebagian anak-anak bisa jadi memiliki sistem imun tubuh yang tidak cukup baik, terlebih jika anak-anak tersebut memiliki masalah kesehatan tertentu.

Sehingga, jika virus belum dikendalikan, maka anak-anak akan berpotensi tinggi terpapar virus corona di sekolah. Hal tersebut akan membahayakan sang anak itu sendiri ataupun keluarganya, karena dia bisa menularkan.

"Jika hal itu terjadi, maka yang akan muncul adalah membludaknya pasien ke rumah sakit," terangnya.

Dubes Lopez menjelaskan, di Kuba sendiri, pemerintah baru mengizinkan sekolah kembali dibuka setelah penularan virus corona berhasil dilakukan.

Selain itu, negara tersebut juga memiliki sistem kesehatan yang baik. Setiap orang memiliki akses layanan kesehatan yang baik dan gratis. Sehingga mereka bisa melakukan deteksi dini jika muncul gejala penularan virus corona.

"Di Kuba, warga tidak khawatir pergi ke rumah sakit, karena layanan rumah sakit umum kita gratis," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya