Berita

Otoritas kesehatan tengah menguji daging asal Brasil yang diduga terkontaminasi/Net

Dunia

Wuhan Temukan Virus Corona Dalam Daging Sapi Impor Brasil Dan Ikan Vietnam

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 16:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas kesehatan Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei China Tengah, meluncurkan penyelidikan epidemiologi pasca ditemukannya virus corona pada dua paket daging sapi yang diimpor dari Brasil, dan satu paket ikan yang diimpor dari Vietnam.

Otoritas setempat mengatakan produk-produk tersebut belum sempat didistribusikan ke pasar.

Sampel tersebut ditemukan di antara daging sapi Brasil yang diimpor di freezer gudang di distrik Donghu New Area, dan ikan Vietnam yang diimpor di freezer gudang lain di distrik Jiang'an. Semua informasi itu didapat dari otoritas setempat, seperti dikutip dari GT, Sabtu (28/11).


Pihak berwenang mengatakan daging dan ikan yang terkonfirmasi telah diisolasi, gudang juga telah didisinfeksi dan sejumlah staf lokal dikarantina. Investigasi epidemiologi juga telah diluncurkan, dengan sampel dikumpulkan di dalam dan sekitar gudang.

Pada pukul 6 pagi hari Sabtu (28/11), otoritas kesehatan melakukan 300 tes di lingkungan luar gudang Area Baru Donghu, dan pada 4.550 paket dan 295 karyawan dengan hasil negatif.

Hasilnya sama untuk 255 sampel lingkungan luar, 3.777 sampel paket, dan 886 karyawan di gudang distrik Jiang'an, menurut otoritas Wuhan.

Daging sapi, dengan berat 92,9 ton, datang dalam dua gelombang dan berangkat dari Brasil ke China pada 12 dan 19 Juni. Mereka diangkut ke Shanghai pada 28 dan 29 Agustus dan telah tiba di Wuhan pada 18 September.

Sementara 19,2 ton ikan tiba di Wuhan pada 7 September dan diimpor dari kota Hu Chi Minh, Vietnam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya