Berita

Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Net

Dunia

Dosis Meragukan, AstraZeneca Buat Penelitian Baru Vaksin Covid-19

JUMAT, 27 NOVEMBER 2020 | 07:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

AstraZeneca mendapat tantangan baru terkait dengan vaksin Covid-19 sehingga perlu melakukan penelitian lebih lanjut.

Kepala Eksekutif AstraZeneca, Pascal Soriot mengatakan, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi dosis yang lebih efektif melawan virus corona baru.

"Sekarang kami telah melakukan apa yang tampak seperti kemanjuran lebih baik, kami harus memvalidasinya, jadi perlu melakukan studi tambahan," kata Soriot pada Kamis (26/11), seperti dikutip AFP.


Pada awal pekan ini, AstraZeneca dan Universitas Oxdord mengumumkan tengah berupaya untuk mendapat persetujuan vaksin Covid-19 dengan rata-rata kemanjurannya 70 persen.

Padahal sebelumnya, AstraZeneca menyebut vaksinnya memiliki keampuhan hingga 90 persen. Itu berdasarkan uji coba yang dilakukan oleh ilmuwan di Amerika Serikat (AS) pada kelompok usia 55 tahun ke bawah dengan mendapatkan setengah dari dosis awal.

Tetapi pada kelompok yang lebih besar, tingkat keampuhan justru lebih rendah, yaitu 62 persen.

Meski begitu, Soriot menuturkan, penelitian tambahan tidak mungkin menunda persetujuan vaksin di Inggris dan Uni Eropa yang telah diajukan. Selain itu, penelitian itu juga akan dilakukan terpisah dari uji coba.

Selama ini, vaksin Covid-19 AstraZeneca menjadi salah satu unggulan karena memiiki harga yang lebih murah dan mudah untuk disimpan serta didistribusikan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya