Berita

Pesawat Flydubai/Net

Dunia

Maskapai Flydubai Luncurkan Penerbangan Komersil Pertama Dubai-Tel Aviv

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 | 19:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Maskapai penerbangan milik Uni Emirat Arab, Flydubai meluncurkan penerbangan langsung ke Tel Aviv pada Kamis (26/11) waktu setempat. Ini menjadi layanan komersil terjadwal pertama antara kedua kota tersebut, menyusul normalisasi hubungan antara UEA dan Israel September lalu.

Juru bicara kepresidenan Ofir Gendelman  mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan menyambut kedatangan penerbangan perdana tersebut.

“PM Netanyahu pagi ini akan menghadiri upacara penyambutan untuk penerbangan komersial @flydubai pertama yang akan tiba di Bandara Internasional Ben-Gurion,” kata Gendelman di Twitter, seperti dikutip dari AFP, Kamis (26/11).


 â€œIni adalah buah perdamaian yang terhormat, para turis Emirat, selamat datang di Israel!,” lanjutnya.

UEA pada bulan September lalu menandatangani kesepakatan penting yang ditengahi AS untuk meresmikan hubungan dengan Israel.

Di saat ekonomi kedua negara terpukul parah oleh pandemi virus corona, UEA dan Israel mengharapkan keuntungan cepat dari kesepakatan normalisasi, termasuk masuknya wisatawan saat Dubai memasuki liburan musim dingin.

“Dimulainya penerbangan berjadwal akan berkontribusi pada perkembangan ekonomi dan menciptakan peluang lebih lanjut untuk investasi,” kata CEO flydubai Ghaith al-Ghaith ketika layanan itu diumumkan awal bulan ini.

Maskapai Dubai akan menerbangi rute tersebut dua kali sehari, dan maskapai penerbangan Israel El Al dan Israir dijadwalkan akan meluncurkan layanan komersial mereka antara kota-kota tersebut bulan depan.

Sementara Etihad Airways, yang berbasis di ibu kota UEA Abu Dhabi, mengatakan akan mulai terbang ke Tel Aviv pada Maret 2021.

UEA menjadi negara Arab ketiga yang menormalisasi hubungan dengan Israel, setelah Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994. Kedua negara telah menandatangani perjanjian tentang perjalanan bebas visa - meskipun itu belum berlaku - bersama dengan perjanjian tentang perlindungan investasi, sains dan teknologi.

Sejak perjanjian bersejarah itu, Bahrain dan Sudan telah mengikuti langkah tersebut dan setuju untuk menjalin hubungan dengan Israel.

Perjanjian tersebut menghancurkan konsensus Arab yang telah lama ada bahwa seharusnya tidak ada normalisasi dengan Israel sampai mencapai kesepakatan damai yang komprehensif dengan Palestina.

Beberapa negara Teluk Arab selama bertahun-tahun diam-diam membangun hubungan dengan Israel atas dasar kebencian bersama terhadap Iran, dengan AS mendukung proses tersebut.

Sejumlah kekuatan besar Arab Saudi sejauh ini masih menahan diri dari meresmikan hubungan dengan Israel tetapi telah memberikan lampu hijau untuk penerbangan dari negara Yahudi itu, sebagai tanda persetujuan implisit.
Setelah kesepakatan UEA diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada bulan Agustus, El Al menerbangkan delegasi pejabat AS dan Israel - yang dipimpin oleh menantu Trump Jared Kushner - ke Abu Dhabi dalam layanan langsung bersejarah antara kedua negara.

Kesepakatan itu kemudian diikuti dengan kunjungan resmi oleh delegasi UEA ke Tel Aviv serta serangkaian penerbangan charter yang membawa kelompok bisnis.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya